Rintangan, Sang Buah Penghasil Berkat

Memang tiap tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.- Ibrani 12 : 11

Emmanuel Eboue adalah seorang pemain sepakbola asal Pantai Gading, yang sekarang sedang bermain di klub sepakbola Arsenal FC. Ia adalah seorang bek kanan kelas dunia yang terkenal karena kelincahan dan kecepatannnya. Saat ini, Eboue merupakan salah satu pemain kunci di Arsenal dan Pantai Gading.

Kesuksesan dari karir sepakbola Eboue tidak diperolehnya dengan mudah. Terutama dalam hal mendapat dukungan dari fans. Eboue sempat dicaci maki oleh semua Fans Arsenal dalam satu stadion, tepatnya pada tanggal 6 Desember 2008, pada pertandingan liga Inggris melawan Wigan Athletic. Pada pertandingan itu, Eboue masuk di babak kedua, dan karena performanya yang kurang baik, ia dihujat oleh fans nya sendiri dan akhirnya ditarik keluar kembali oleh pelatih Arsenal ,Arsene Wenger.

Peristiwa ini terus berakibat pada mental Eboue sepanjang musim. Performanya menurun, dan masa depan karir nya pun terancam hancur. Itu adalah masa masa terburuk sepanjang karir Eboue, dan pada bulan Juli 2009, ia bahkan menyatakan frustasinya itu di depan media dan berniat meninggalkan Arsenal.

Namun kesabaran, semangat juang, dan kepercayaan diri yang tinggi membuat Eboue kembali bangkit di musim 2009-2010. Ia pun menjadi salah satu pemain kunci Pantai Gading di World Cup 2010 South Africa.

Sama seperti Eboue, kita pun pasti pernah mendapatkan hukuman / ganjaran atas kesalahan yang kita lakukan dalam hidup kita. Pada peristiwa Eboue, kurangnya focus pada pertandingan yang dijalankan adalah kesalahan yang ia lakukan, dan hilangnya dukungan dari fans adalah ganjaran yang harus ia terima.

Yang perlu kita perhatikan bukanlah bagaimana kita terhindar dari ganjaran saat kita melakukan kesalahan, tetapi bagaimana kita harus merespon terhadap ganjaran yang kita terima.  Ibrani 12 : 11 mengajarkan kita bahwa kita harus percaya, ganjaran yang kita terima ini akan menghasilkan buah kebenaran, yang akan membentuk kita menjadi pribadi yang lebih baik. Janganlah kita menggerutu, menyerah, dan lari dari tanggung jawab saat kita menerima suatu ganjaran atas perbuatan kita, tetapi jadikanlah itu sebuah motivasi dan pelajaran.

Ibrani 12 juga bercerita tentang ganjaran yang diterima seorang anak karena perbuatan nakalnya. Ganjaran yang diterima seorang anak dari orang tuanya, sesungguhnya adalah bentuk kasih dari orang tua yang ingin membentuk anaknya menjadi pribadi yang lebih baik.

Stay Strong, God Loves You. God Bless You.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *