Dangers can come anytime. Make sure you are ready.

Malam ini terlihat seperti malam yang normal. Rumah saya terasa sepi. Kedua orang tua saya sudah tertidur pulas di kamar mereka, juga kedua tante saya (tuako dan siko) yang sedang bertamu sedang tertidur di kamar tamu, yang merupakan peninggalan kamar Ci Lena.

Setelah menikmati Friday Night terakhir di 2012, akhirnya tiba lah saya di kasur tercinta. Posisi tidur paling pewe sudah diambil, dan dalam hitungan detik saya pasti akan terlelap.

Bagaikan mimpi, tiba tiba terdengar suara gemuruh yang sangat kencang. Seperti guntur yang menghajar bumi berulang-ulang. Seperti suara bom yang menghancurkan sebuah bangunan di film film.

Dengan mata 5 watt, saya mencoba meyakini bahwa saya sedang bermimpi. Tetapi suara teriakan tuako membuat saya sadar bahwa ini bukan mimpi. “GEMPA! GEMPA!“, teriak tuako.

Saya pun segera bangkit dan berlari keluar. Ternyata tidak ada gempa, tetapi langit langit kamar tamu di rumah saya RUBUH!

image

image

Sungguh sebuah kejadian yang tidak terduga. Saat kejadian tersebut, siko sedang tertidur pulas, dan (thankfully) tuako berada di dalam toilet.

Ketika saya membuka pintu kamar, siko sedang dalam posisi tertidur sambil menahan plafon yang jatuh tepat di atas badannya. Papa dan mama yang terkejut mendengar bunyi tersebut segera datang ke kamar dan membantu saya mengangkat plafon yang jatuh agar Siko dapat keluar. Sungguh kebetulan saat itu Siko sedang terbangun karena suara pintu saat tuako berjalan ke toilet sehingga Siko sempat menahan plafon itu sebelum menimpa Siko.

Ada satu hal yang sangat mengejutkan. Posisi kasur tuako berada tepat di bawah sebuah kaca, yang pecah akibat kejadian ini. Kaca tersebut pecah tepat di kasur tuako. Kasur yang kosong karena tuako sedang berada di dalam toilet. Bagaimana jika kejadian tersebut terjadi saat Tuako sedang tertidur? Membayangkannya saja sudah mengerikan.

image
Sampai sekarang masih belum jelas apa yang mengakibatkan rubuhnya langit langit tersebut. Beberapa diagnosa diantaranya karena adanya perbedaan tekanan udara di kamar tersebut. Kamar tamu tersebut kosong untuk berbulan bulan lama nya, dan selalu dalam keadaan hangat. Malam itu, AC kamar dinyalakan sehingga menjadi dingin, dan kemungkinan perbedaan tekanan tersebut menekan langit langit yang memang sudah rapuh itu ke bawah.

*Edit : Setelah dicek pada pagi harinya, ternyata kayu penyangga langit langit telah rapuh termakan rayap. Inilah yang menyebabkan rubuhnya plafon tersebut.

Apapun penyebabnya, saya sekeluarga benar benar merasa relieved bahwa tidak ada yang terluka dalam kejadian ini. Kami benar benar tidak pernah menyangka sebelumnya kejadian seperti ini dapat terjadi.

Pesan yang dapat diambil : berjagajagalah. Ini mungkin peringatan dari Tuhan bahwa hal buruk dapat terjadi kapan saja. Hal baik pun dapat terjadi kapan saja. Pastikan ketika waktunya datang, kita sudah siap.

God bless.

Yohanes Steven

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *